Copyright © Data Nyamana
Design by Dzignine
Wednesday, 3 October 2012

Relational Data Model

Kemarin sudah kita bahas mengenai permodelan data menggunakan Entity Relationship Model. Dimana dalam Model E-R ini data direpresentasikan dalam bentuk diagram yang terdiri dari entitas-entitas. Entitas-entitas tersebut memiliki atribut yang berisi nilai-nilai tertentu dan seringkali sebuah entitas saling terkait antara yang satu dengan yang lainnya.

Walaupun Model E-R sudah termasuk efisien dalam memodelkan data, bukan berarti kita tidak perlu mempelajari metode permodelan data yang lain, misalnya Relational Data Model. Relational Data Model atau Model Relasional juga termasuk model data yang banyak digunakan selain Model E-R. Lalu apa sih bedanya dengan Model E-R? Nah, untuk lebih jelasnya silakan baca terus postingan ini.
Tuesday, 25 September 2012

Entity Relationship Model

Sebelum kita dapat membangun sebuah database, pertama kali yang kita lakukan adalah merancang struktur basis data tersebut. Jika basis data yang kita buat tidak dirancang secara benar, maka data yang kita miliki akan kacau, sehingga kita pun akan kesulitan dalam mengelolanya.

Dalam merancang basis data kita pun harus memodelkan data yang ada. Tujuannya agar dalam penyajian data menjadi lebih mudah karena datanya lebih terstruktur. Selain itu proses perancangannya juga akan menjadi lebih mudah.

Salah satu metode untuk merancang suatu basis data yang banyak digunakan adalah dengan Entity Relationship Model. Apa itu Entity Relationship Model?
Monday, 17 September 2012

Sistem Basis Data & Lingkungannya

Minggu kemarin sudah kita bahas mengenai alasan-alasan mengapa menggunakan Sistem Basis Data dalam mengelola data yang kita punya. Disamping lebih efisien, Sistem Basis Data juga memudahkan kita dalam mengelola data dalam skala besar.

Karena sekarang kita sudah tahu bahwa Sistem Basis Data adalah metode yang paling baik dalam mengelola data, kita pun pasti akan berpikir "Apa sih bagian-bagian dari sistem basis data, sehingga sistem tersebut dapat berjalan dengan baik?" Pertanyaan ini dapat kita jawab pada bahasan kita selanjutnya yaitu Lingkungan Sistem Basis Data. Namun, sebelum menginjak ke materi selanjutnya, mari kita bahas dahulu apa itu data.
Tuesday, 11 September 2012

Mengapa Harus Sistem Basis Data?

Dalam kehidupan kita sehari-hari banyak sekali aliran data yang terjadi di sekitar kita. Pada sebuah perusahaan misalnya, ada banyak sekali data yang harus dikelola dalam perusahaan tersebut, mulai dari data pegawai, produksi, pemasaran, dan lain-lain. Oleh karenanya suatu perusahaan harus pintar-pintar dalam memilih metode untuk mengelola data, sehingga perusahaan tersebut tidak kewalahan dalam mengelola data yang begitu banyak.

Dalam mengelola data, ada dua metode pengelolaan data yang dikenal saat ini, yaitu sistem manual dan sistem basis data (SBD). Dari kedua metode tadi, sistem basis data adalah metode yang paling efisien dalam mengelola data. Selain memudahkan user dalam mengelola data, pekerjaan user yang berhubungan dengan data tersebut juga bisa dikerjakan lebih cepat.